PMII Ternate Soroti Sengketa Lahan Antara Warga dan Polda Malut : Eksistensi Pemerintah jadi Tanda Tanya

Ternate, Maluku Utara – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Ternate, menggelar dialog Publik di Coffee Sabeba, terkait sengketa lahan antara Polda Maluku Utara dan warga Ubo-ubo, Kayu Merah, dan Bastiong Karance. Dialog ini berlangsung pada Rabu malam (13/8). 

Safrian Sula, Ketua Cabang PMII Kota Ternate, mengatakan bahwa dialog tersebut diinisiasi sebagai bentuk ruang untuk mencari solusi dalam proses penyelesaian masalah. 

BACA JUGA  Lahan Parkir Al-Munawar Ternate Bakal Disewakan

“Forum ini diharapkan menjadi ruang pertemuan antara pemegang kewenangan, akademisi, dan warga untuk mencari solusi atas persoalan yang sudah mengendap puluhan tahun.” Ujarnya

Dalam diskusi tersebut, empat narasumber telah diundang. Antara lain, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ternate, Pemerintah Kota Ternate, akademisi hukum, dan perwakilan warga terdampak. Namun, saat pelaksanaannya, hanya akademisi hukum dan warga yang hadir. Kursi untuk BPN dan Pemkot Ternate, terlihat kosong.

BACA JUGA  Baru Segini Pendaftar PPPK di Kota Ternate : Formasi Nakes Sepi Peminat
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah