Sofifi, Maluku Utara – Serapan anggaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) sejauh ini terbilang masih lamban. Informasi yang diterima menunjukan serapan anggaran di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih di angka 10 persen.
Serapan anggaran OPD yang masih di bawah 10 persen juga terjadi di Biro Administrasi Pimpinan dan Hubungan Masyarakat. Karo Adpim Humas, Setda Provinsi Maluku Utara, Rakhwan K. Suamba, mengungkapkan setelah rapat dengan Komisi I DPRD Malut bahwa pada semester kedua ini, serapan anggaran di biro yang dipimpinnya itu baru mencapai 9 persen.
“Untuk di Biro ADPIM, serapan anggaran kita baru mencapai di angka 9 persen,” kata Rakhwan, Selasa kemarin (12/8).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!