Sanana, Maluku Utara – Tumpukan sampah di Pasar Tradisional Basanohi Desa Fogi, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, dikeluhkan oleh para pedagang dan pengunjung.
Pasalnya, selama empat hari terakhir, sampah-sampah yang tidak diangkut itu telah menimbulkan bau tak sedap dan menyebabkan penyempitan jalan, sehingga mengganggu aktivitas jual beli di pasar tradisional tersebut.
Pantauan Haliyora.id pada Senin (04/08/2025) sekitar pukul 08.35 WIT, sejumlah titik di area pasar masih dipenuhi tumpukan sampah. Kondisi tersebut belum ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sula.
Salah satu pedagang, Umar, mengaku sangat terganggu dengan kondisi tersebut. “Sampah sampai tumpah ke jalan, jadi sempit. Ditambah lagi banyak hewan ternak seperti sapi yang sering berkeliaran di pasar,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Eta, pedagang lain yang mengatakan bahwa omset penjualannya turun drastis. “Lihat sendiri kondisinya. Bau busuk sekali, pembeli pun malas datang kalau begini terus,”katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!