Dirinya juga mengungkapkan bahwa, RSUD Chasan Boesoirie merupakan salah satu Rumah Sakit (RS) yang menerima bantuan alat sarana dan prasarana dalam rangka untuk percepatan penyakit-penyakit yang katastropik misalnya, Cath Lab untuk pasang ring jantung, MRI, CT scan, dan Kemoterapi.
“Beberapa fasilitas lainnya akan ada sedikit perubahan pola bantuannya. Sementara untuk RS Sofifi juga akan dilakukan evaluasi, apakah nanti ada pengalihan bantuan dari RSUD Chasan Boesoirie ke RS Sofifi dan sebagainya. Hal ini tentunya memerlukan waktu yang tepat setelah rekomendasi itu disampaikan oleh tim dari pusat,” terang Wamen.
Adapun evaluasi yang pertama akan dilakukan adalah prasarana, karena prasarana ini membutuhkan emergency. “Tadi telah dilihat secara langsung tata kelolah ruangnya, ada ruangan yang jebol, ada akses pintu yang tertutup, ada juga yang tambal sulam. Yang terpenting adalah master plan kedepannya, sehingga aspek pelayanan teknis medis flow pasiennya bisa bagus, dan itu harus diperbaiki secepatnya oleh pihak RSUD,” sebut Wamen.
Lanjut Wamen, evaluasi selanjutnya adalah masalah Sumber Daya Manusia (SDM). Terkait dengan SDM ini menurutnya sangat beragam misalnya, ada tenaga kesehatan yang lebih, ada tenaga gizi 18 orang, tenaga dokter gigi yang hanya spesialis ortodonti tidak ada spesialis konservasi. Semua itu akan dibuat rekomendasi secepatnya, sehingga ini akan menjadi perencanaan kedepan untuk melakukan evaluasi secara berkala, berkesinambungan dan terus menerus, sehingga pelayanan untuk masyarakat di RSUD Chasan Boesoirie sebagai rumah sakit rujukan di Malut akan lebih baik lagi.
“Yang susah diubah adalah keadaan lahan RSUD Chasan Boesoirie yang sangat terbatas, karena itu sebagian alat kesehatan mungkin akan ada pengalihan ke RS Sofifi,” tutupnya.
Untuk diketahui, Wagub dan Wamenkes RI bersama rombongan ketika berada di RSUD Chasan Boesoirie, telah melihat dan menyapa secara langsung beberapa pasien yang berada di ruang IGD, ruang Poli Gigi, ruang rawat inap pria dan mengecek ruang jantung serta berdialog dengan beberapa dokter. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!