Namun, ia menilai anggaran tersebut masih jauh dari cukup untuk menyelesaikan perbaikan menyeluruh jalan yang menghubungkan kedua wilayah tersebut. “Iya benar ada anggaran sekitar Rp 2 miliar, tapi itu tidak cukup jika kita mau selesaikan jalan dari Bobong sampai ke Talo. Makanya nanti di perubahan baru kami rencanakan untuk menambah anggaran agar kami bisa kerja satu kali tanpa pengulangan,” papar Endro.
Endro menekankan pentingnya tindakan cepat dan efisien dalam melakukan perbaikan infrastruktur. “Saya tegaskan lagi, bahwa perbaikan jalan Bobong-Talo kemarin itu adalah inisiatif pribadi saya dan tidak menggunakan APBD,” tutupnya. (RHM/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!