Selain itu, Naila juga menyoroti reklamasi Kayu Merah-Kalumata, yang ditujukan untuk pengembangan kawasan ekonomi baru serta pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Ternate sebagai bagian dari infrastruktur strategis.
Adapun proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 102 miliar bersumber dari APBD yang dikerjakan pada tahun 2019-2021 semasa Walikota (alm) Burhan Abdurahman.
“Pembangunan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Dia menekankan bahwa jika Pemerintah Kota Ternate tidak memberikan perhatian serius terhadap isu ini, maka hal tersebut akan menjadi sorotan publik. “Proyek-proyek ini telah menghabiskan anggaran APBD yang tidak sedikit. Jika Pemkot tidak menanggapi dengan serius, akan ada kesan ada pembiaran, padahal belanja modal mencapai ratusan miliar,” papar Naila.
Fraksi Gabungan berharap pemerintah kota dapat mengambil langkah konkret untuk memastikan penyelesaian proyek-proyek yang telah direncanakan demi kesejahteraan masyarakat Ternate ke depan. (Mg01/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!