Ternate, Maluku Utara – DPRD Kota Ternate pada Jumat kemarin (11/7), menggelar rapat paripurna dengan agenda pembahasan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029.
Fraksi Gabungan yang terdiri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Bulan Bintang (PBB) fokus pada dua proyek reklamasi yang penting dalam konteks peningkatan infrastruktur dasar dan strategis di Kota Ternate selama lima tahun ke depan.
Perwakilan Fraksi Gabungan, Naila Ibrahim, mengungkapkan bahwa infrastruktur dasar mencakup berbagai elemen penting seperti jalan, jembatan, sanitasi, penyediaan air bersih, dan listrik. “Sedangkan infrastruktur strategis mencakup fasilitas yang lebih besar dan kompleks, seperti pelabuhan, bandara, dan rumah sakit,” jelas Naila.
Ia menegaskan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap proyek-proyek infrastruktur dasar yang belum sepenuhnya dilaksanakan, termasuk reklamasi Salero-Dufa-Dufa yang direncanakan sebagai jalur transportasi baru di bagian utara Ternate. Proyek ini dikerjakan pada tahun 2019 lalu dengan anggaran sebesar Rp 29 miliar lebih bersumber dari APBD. “Proyek ini harus segera diselesaikan agar dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” imbuhnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!