Zaky menekankan bahwa perhatian utama saat ini tertuju pada Kabupaten Pulau Taliabu, yang menurut pantauan BMKG menunjukkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di Taliabu dan sekitarnya, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa menimbulkan bencana hidrometeorologi,” ujarnya.
Zaky menambahkan, berdasarkan analisis, konsentrasi hujan saat ini cenderung bergerak ke wilayah selatan Maluku Utara. Wilayah yang berpotensi terdampak di antaranya Halmahera Tengah, Kota Ternate, Tidore, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu.
Selain hujan, BMKG juga mencatat adanya potensi angin kencang yang dipicu pergerakan angin dari arah selatan. “Angin kencang diprediksi terjadi di wilayah selatan, sementara wilayah utara seperti Halmahera Utara dan Morotai relatif lebih aman dengan potensi hujan hanya berada pada kategori sedang hingga lebat,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!