Warga Sopi di Morotai Tolak Pengaktifan Kembali Hisbul Der sebagai Kades

Ia menambahkan bahwa aksi ini adalah bentuk kekecewaan mendalam masyarakat terhadap keputusan pemerintah daerah. “Perjuangan butuh pengorbanan. Ini adalah ekspresi kemarahan kami. Jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada jawaban, pembakaran kantor desa akan menjadi langkah terakhir kami,” ujarnya.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai pada Kamis (26/6/2025) mengaktifkan kembali tiga kepala desa yang sebelumnya diberhentikan sementara akibat dugaan pelanggaran administrasi. Ketiga kepala desa tersebut adalah Helmi Muhammad (Kepala Desa Bere-bere, Morotai Utara), Delvis Tenang (Kepala Desa Cendana, Morotai Jaya), dan Hisbul Der (Kepala Desa Sopi Induk, Morotai Jaya).

BACA JUGA  KASN Minta Lelang Jabatan Karo BPBJ Ditunda, Kepala BKD Malut Respon Begini

Pemkab Morotai beralasan pengaktifan kembali dilakukan setelah ketiganya merampungkan seluruh kewajiban administratif yang sebelumnya menjadi dasar pemberhentian sementara.

Sebelumnya, Hisbul Der bersama 23 kepala desa lainnya di Morotai sempat dinonaktifkan akibat temuan dugaan pelanggaran administrasi. Namun keputusan pengaktifan kembali ini justru memicu polemik dan penolakan keras dari masyarakat Desa Sopi. (RF/Red2)

BACA JUGA  Satu Unit Rumah di Kelurahan Tanah Raja Kota Ternate Hangus Terbakar

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah