Iswadi juga menjelaskan bahwa proses pembangunan jalan ruas Saketa-Dehepodo ini dikerjakan oleh PT Hijrah Nusatama, dan saat ini jalan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan. Ia meminta perhatian dari Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, agar segera mengambil langkah untuk menangani masalah ini.
“Mestinya PT Hijrah Nusatama harus mengambil langkah pembersihan, karena jalan ini dikerjakan oleh mereka dan masih dalam tahap pemeliharaan. Olehnya itu, kami berharap Gubernur Maluku Utara agar mengambil langkah cepat, sebab akses jalan di Gane Barat Utara ini terputus total,” pinta Iswadi.
Semnetara Camat Gane Barat Utara, Abdul Rajak, dan sejumlah kepala desa di wilayah tersebut telah meninjau langsung lokasi longsor dan jembatan yang ambruk. “Kami Pemerintah Kecamatan Gane Barat Utara bersama dengan Pemerintah Desa di 12 Desa di Gane Barat Utara ini akan mengambil langkah dengan cara patungan untuk menyewa alat berat untuk melakukan pembersihan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Pemprov Maluku Utara terkait longsor di ruas jalan Saketa-Dehepodo. (RAF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!