Sementara itu, Ketua Rombongan Haji Morotai, Hi. Hasrullah Pinang, dalam laporannya menyampaikan bahwa total jamaah haji Morotai tahun ini berjumlah 52 orang. Tambahan satu jamaah berasal dari pengisian kuota cadangan milik Kabupaten Halmahera Utara yang tidak terisi karena alasan kesehatan.
“Kami awalnya berangkat 51 orang, namun saat di Ternate ditambah satu jamaah yang menggantikan kuota Halmahera Utara. Jadi total yang berangkat sebanyak 52 orang, namun kami pulang hanya 51,” ujarnya dengan nada haru.
Ia menjelaskan bahwa seluruh jamaah telah menyelesaikan seluruh rukun dan kewajiban haji dengan baik. Namun, duka tak terelakkan karena satu jamaah meninggal dunia di Tanah Suci.
“Kami sangat bersyukur dapat menunaikan ibadah dengan baik, namun rasa kehilangan tetap menyelimuti karena salah satu di antara kami, Almarhum Hi. Suaib Hi. Kamil, wafat di Makkah. Semoga Allah menerima semua amal ibadah beliau,” ucapnya sambil menahan tangis.
Diketahui pula bahwa saat prosesi penyambutan berlangsung, dua jamaah haji dilaporkan mengalami kondisi kesehatan menurun dan langsung dilarikan ke RSUD Ir. Soekarno oleh tim medis untuk mendapatkan perawatan intensif.
Momen paling emosional terjadi saat Rio secara langsung menyerahkan barang-barang pribadi (sahara) milik almarhum Hi. Suaib Hi. Kamil kepada putranya, Riswan Totona. Isak tangis pun pecah dari keluarga dan hadirin saat penyerahan berlangsung. “Kami turut berduka sedalam-dalamnya. Semoga keluarga almarhum diberikan kekuatan dan keikhlasan,” tutup Rio. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!