Namun, situasi berubah ketika sejumlah awak media datang ke Hotel Perdana untuk meliput. Rombongan dari DPP Apdesi dan para mantan kades terlihat membubarkan diri secara tiba-tiba. Mereka tampak enggan memberikan keterangan atau diwawancarai, dan meninggalkan lokasi dengan tergesa-gesa.
Sikap tertutup ini memunculkan tanda tanya publik mengenai isi pertemuan dan alasan para peserta menghindari sorotan media. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi baik dari pihak DPP Apdesi. Salah satu perwakilan kades yakni Kades Leo leo Rao, Wolter Tamahiwu, dikonfirmasi tapi nomor kontaknya tidak aktif.
Seperti diketahui, pemberhentian sementara terhadap 23 kepala desa oleh Pemkab Pulau Morotai karena diduga menyalahgunakan dana desa, yang ditemukan dalam audit Inspektorat. Ini sempat menuai kontroversi, dan beberapa di antara kades disebut telah menggandeng tim hukum untuk mengkaji legalitas keputusan tersebut. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!