Kata Fauzi, proses pembuatan 175 unit kapal tengah berlangsung dan dijadwalkan selesai dalam waktu dekat untuk diserahkan kepada mereka yang berhak.
“Acara kemarin hanya merupakan penyerahan simbolis terkait alokasi anggaran tahun ini. Saat ini, kami masih dalam proses pengerjaan, dan diharapkan pertengahan tahun sudah selesai untuk diserahkan fisiknya. Bagi yang sudah menerima bantuan sebelumnya, kami akan melakukan verifikasi oleh tim penyuluh,” jelas Fauzi saat ditemui Haliyora.id, Selasa kemarin (17/6).
Fauzi berharap agar proses penyelesaian fisik kapal dapat segera direalisasikan sehingga bisa tepat sasaran. Dia menyatakan bahwa penyerahan kapal diperkirakan akan terjadi pada penghujung tahun, sesuai dengan anggaran tahun yang berjalan. “Semoga pihak penerima bisa mendapatkan bantuan ini sesuai dengan hasil identifikasi dan verifikasi yang telah dilakukan,” harapnya.
Kapal yang diperuntukkan bagi nelayan demersal dan tuna ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar. Ukuran kapal yang ada, antara 1,5 dan 3 GT, dinilai efektif dan efisien karena memerlukan biaya operasional yang rendah dan memiliki potensi hasil tangkapan yang baik di pasaran.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!