Biaya Hidup Tinggi, Kota Ternate Bisa Ditinggalkan

Lebih jauh, Nurdin menyampaikan bahwa laju inflasi yang tidak terkendali bisa berdampak pada migrasi penduduk, terutama dari kalangan menengah ke bawah yang mencari wilayah dengan biaya hidup lebih terjangkau.

“Kalau tren inflasi tetap tinggi dan tidak ada pengendalian, sangat mungkin sebagian masyarakat akan memilih keluar dari Ternate. Mereka akan mencari daerah yang memberikan stabilitas ekonomi dan biaya hidup yang lebih ringan,” jelasnya.

BACA JUGA  Partai Golkar Resmi Usung Aliong-Sahril di Pilgub Maluku Utara

Menurut Nurdin, fenomena ini tidak hanya soal harga, tapi juga soal kesejahteraan dan daya tahan ekonomi masyarakat. Dalam jangka panjang, ketimpangan antara biaya hidup dan pendapatan akan memicu pergeseran demografis.

“Masyarakat pada dasarnya menginginkan rasa aman secara ekonomi. Jika Ternate tidak mampu menjamin itu, maka eksodus perlahan bisa terjadi,” tegasnya.

BACA JUGA  Wawali Tak Terima Data Realisasi PAD, Kepala BP2RD Ternate 'Bungkam'
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah