Dalam konteks pembangunan nasional, Sukarno menyebutkan bahwa salah satu agenda utama dalam Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045 adalah penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia. “Kemajuan ekonomi tanpa pijakan nilai bisa menimbulkan ketimpangan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi,” tegasnya.
Ia pun menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila di berbagai sektor, antara lain pendidikan, sebagai wahana penanaman nilai sejak dini. Birokrasi, melalui pelayanan publik yang adil dan berpihak pada rakyat. Ekonomi, dengan menumbuhkan pemerataan dan memperkuat sektor UMKM serta koperasi. Ruang digital, melalui literasi dan etika bermedia sosial.
Sukarno menambahkan, BPIP terus menjalankan berbagai program strategis, seperti pembinaan ideologi di pendidikan, pelatihan bagi ASN dan aparat negara, serta penguatan kurikulum Pancasila.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!