Dikatakan, sebagian lokasi yang terdampak bencana, seperti di Kelurahan Gambesi, sudah mulai dibersihkan. Dalam waktu dekat, penanganan akan dilakukan di Pulau Hiri, khususnya di Kelurahan Doraisa dan Tomajiko, serta wilayah Kecamatan Pulau Moti.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib, mengatakan bahwa bencana ini terjadi sebelum dan pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Sebelumnya, bencana terjadi di tiga kelurahan, yaitu Akehuda, Sulamadaha, dan Hiri. Rus’an menyebutkan bahwa kendala utama saat ini adalah keterbatasan akses LCT, yang tidak berada di Kota Ternate.
Oleh karena itu, penanganan bencana difokuskan terlebih dahulu di dalam Kota Ternate, tepatnya di Kelurahan Sulamadaha dan Akehuda, karena sudah berulang kali terjadi bencana. Namun, pasca Idul Fitri, peristiwa serupa juga menimpa Kelurahan Rua, Sasa, Kastela, Jambula, dan Gambesi.
“Ini bukan berarti kami mengabaikan Hiri, tetapi kami harus menyelesaikan penanganan di dalam Ternate terlebih dahulu. Setelah itu, baru kami akan beralih ke Hiri,” tutupnya. (RUL/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!