Sementara itu, Direktur Perumda Ake Gaale, Muhammad Syafei, mengungkapkan bahwa pipa yang digunakan merupakan pipa hibah dari BWS yang sering mengalami kerusakan. Penyebab utamanya adalah tekanan penyaluran air yang melebihi kapasitas pipa.
“Pipa ini memang harus dimanfaatkan, namun kendala yang ada adalah kelebihan tekanan sehingga sering mengalami kebocoran,” ungkap Muhammad Syafei.
Dia menambahkan, saat ini pihak Perumda Ake Gaale bersama BWS masih dalam tahap survei lokasi dan berdiskusi dengan konsultan untuk mencari solusi yang terbaik terkait masalah ini. “Kami masih berupaya mengatasi kendala ini dengan melakukan survei lokasi bersama konsultan BWS, dan kami berharap ada solusi yang terbaik untuk permasalahan ini,” tutupnya. (RM/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!