Ternate, Maluku Utara – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mendapat sorotan tajam dari kalangan akademisi setelah diketahui baru membayar Rp 85 juta dari total utang senilai Rp 1 miliar kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. Muammil Sun’an, menilai tunggakan tersebut menghambat kinerja operasional Perumda yang berperan penting dalam penyediaan layanan air bersih serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Perumda Ake Gaale seharusnya dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dan mendukung penerimaan daerah. Namun, jika kewajiban utang dari masyarakat maupun Pemkot tidak segera diselesaikan, tentu akan mengganggu operasional perusahaan,” ujar Muammil saat dihubungi Haliyora.id, Kamis (2/10/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!