Risaldi menambahkan, Dinas PU-PR merupakan instansi yang mengelola aset bergerak dalam jumlah besar, seperti eskavator, buldozer, bomag, dan mobil dump truck. Dengan aset tersebut, menurutnya, dinas ini seharusnya mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PAD Morotai.
Data yang diperoleh media ini mencatat, Dinas PUPR Morotai mengelola sejumlah 17 unit aset bergerak, yang terdiri dari 2 unit ekskavator, 2 unit buldozer, 1 unit bomag, 1 unit gerider, 10 unit mobil dump truck, dan 1 unit mobil tronton.
“Bisa dibayangkan, jika PAD tahun 2024 yang ditargetkan sebesar Rp500 juta, tetapi yang tercapai hanya Rp47.500 atau 9,50 persen. Ini sangat jauh dari harapan,” cetusnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!