Ancam Lapor Polisi, Mahasiswa UNIERA Tolak Dosen yang Terlibat Kasus ‘Cabul’

Koordinator Aksi, Jeni Rajab mengatakan bahwa saat ini enam korban masih dalam kondisi trauma. Secara psikologi mereka akan terganggu jika bertemu kembali dengan oknum dosen SV.

“Kurang lebih ada 2 korban yang mengatakan kepada saya bahwa mereka terganggu dengan kembalinya oknum dosen di kampus,” ungkap Jeni.

Diketahui, oknum dosen (CV) kembali diterima oleh Rektorat Uniera pada awal tahun 2025, dan ditetapkan sebagai dosen di Fakultas Teologi bagian administrasi.

BACA JUGA  Sampah Kiriman dari Luar Menumpuk di Jalan Trans Galela–Loloda

“Ada korban yang saat ini menghadapi studi akhir, dan oknum tersebut sekarang bertugas di bagian administrasi, hal ini justru akan mengganggu psikologi korban karena akan bertemu dengan dosen itu,” ungkap koordinator aksi, Jeni.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah