Namun, ia juga mengungkapkan beban berat yang harus ditanggung oleh APBD Kabupaten Pulau Morotai. Terdapat utang program dari DAK fisik tahun 2024 sebesar Rp 14,5 miliar, serta utang DAU Specific Grant (SG) sebesar Rp 25,6 miliar. Selain itu, ada juga utang alat kesehatan dan jasa medis yang harus segera diselesaikan.
“Beban utang ini tentu menjadi tantangan, namun kami berharap dukungan dan kerja sama dari semua pihak untuk fokus pada kebijakan berbasis kebutuhan rakyat dan transparansi keuangan daerah,” tegasnya.
Sebagai penutup, Rusli mengajak semua elemen masyarakat, TNI/Polri, dan mitra pembangunan lainnya untuk bersama-sama mewujudkan visi besar ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam menyukseskan Pilkada serentak di Pulau Morotai, berharap kebersamaan yang telah terjalin dapat menjadi pondasi kuat untuk membangun daerah yang lebih baik.
“Dengan semangat persatuan dan kerja keras, kami yakin Pulau Morotai akan menjadi daerah yang unggul, adil, dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya,” tandasnya. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!