“Problem dalam keluarga seperti orang tua bekerja sehingga asuh anaknya diberikan kepada asisten rumah tangga di rumah, itu yang nantinya akan dikaji dan diusulkan tahun depan,” sambung Nurlaela.
Untuk penataan perkuburan, lanjut Nurlaela, hal ini juga sangat urgensi kalau dilihat pada setiap kelurahan, di mana kondisi lahan pekuburannya ada, tetapi tidak dari awal itu langsung berbasis penataan supaya terlihat estetik, begitu juga keamanan dan kenyamanan juga baik.
“Contohnya di pekuburan Islam, ada kuburan yang sudah lama di timpuk lagi kuburannya lalu jalan akses sapi, binatang dan lain-lain berak di dalam sembarangan, penerangan juga tidak ada. Sehingga keadaan seperti ini menjadi tempat orang pacaran, minuman keras, narkoba, tidak ada Satpam dan lain-lain sebagainya,” ujarnya.
Olehnya itu, dia berharap hal ini harus menjadi perhatian serius pemerintah kota. “Kita tidak tahu dengan kondisi lahan kita apakah kedepan kaitan dengan problem lahan pekuburan ini masih representatif atau tidak, jadi Ranperda ini sudah harus memproteksi jangka panjang kedepan,” tandasnya. (RI/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!