Dari alokasi Rp 10 miliar lebih itu anggaran belanja pemeliharaan alat kantor dan rumah tangga dan alat kantor-alat kantor lainnya sebesar Rp 55.000.000. Akan tetapi pihak BPKAD belum juga melakukan perbaikan plafon yang sudah nyaris rusak itu.
“Cukup memprihatinkan ruangan ini, mestinya di Kepala BPKAD baru harus memperbaiki ruangannya. Ini ruang kantor yang anggaran banyak, tapi masih ada yang bocor,” kata Wabup Rio sembari bercanda di hadapan Sekda dan para pegawai BPKAD. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!