Dari informasi yang diperoleh, ketidakhadiran para pimpinan OPD lain di penjemputan itu disebabkan karena para pimpinan OPD tak mendapatkan undangan tertulis dari Bagian Protokoler.
“Kami tidak hadir karena, tarada (tidak ada) undangan maupun pemberitahuan dari Kabag Protokoler. Padahal di hari Jumat kemarin saya di kantor, bahkan tarada (tidak) ada undangan fisik maupun undangan di WA grup,” akui Staf Ahli Bupati Setda Pulau Morotai Bidang SDM, Safia Doa, saat ditanyai wartawan, Sabtu (22/02/2025) malam.
Menurut Safia, jika ada undangan biasanya bagian protokoler memposting di grup WA sehingga para pejabat lain juga tahu. Begitu juga jika ada informasi terkait hal ini harusnya dikoordinasikan dengan baik termasuk ke Staf Ahli sehingga tidak informasinya dapat ditindaklanjuti dengan baik. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!