“Ini akan berjenjang, karena program ini tidak mungkin langsung bersamaan, jadi bertahap. Tahap pertama kami di turunkan di sini itu satu unit pelayanan, dan yang kedua kami hanya bisa menjangkau 3 kilometer dalam waktu 30 menit,” ungkapnya.
Ramli juga menyebutkan, dalam pelaksanaan program makan bergizi, ada beberapa metode yang diterapkan. Pertama, Badan Gizi Nasional yang melaksanakan program ini di daerah baik dari pembangunan, kesiapan perlengkapan dapur, dan dibiayai langsung dari badan tersebut.
Yang kedua, pihak BGN bekerja sama dengan mitra atau pihak ketiga yakni Yayasan Gerakan Membangun Masyarakat Obi yang bergerak di bidang pendidikan. Yayasan ini yang akan menyediakan bangunan, peralatan beserta 2 unit mobil, tetapi biaya sewa dan bahan baku itu berasal dari BGN.
“Untuk paket makan sendiri kami menyesuaikan di daerah, yakni 12.000 itu di luar dari biaya sewa dan akomodasi. Mungkin di bulan Februari, ada titik MBG di Amasing kota,” pungkasnya.
Tampak pelaksanaan pembagian MBG dipantau langsung oleh Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan. (Echal/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!