Ferry menyebutkan, rusaknya talud ini terjadi akhir tahun lalu, sehingga anggarannya tidak masuk dalam APBD Induk 2025. Meski begitu sambung Ferry, pembangunan talud ini direncanakan menggunakan Dana Tak Terduga (DTT).
“Ketika bencana itukan di akhir tahun jadi sudah tidak bisa mengajukan pembangunan yang baru, jadi nanti pada tahun 2025 ini kita usulkan dengan menggunakan anggaran DTT setelah perencanaan sudah siap. Untuk nilainya kita belum tahu,” pungkasnya. (Rul/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!