Ramli menuturkan, para pelaku mengaku terlibat dalam prostitusi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. “Kondisi ekonomi yang sulit menjadi salah satu alasan mereka terjerumus,” ujar Ramli.
Saat ini, lanjut Ramli, para pelaku telah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Sementara pihak kepolisian terus mengupayakan langkah preventif melalui penyuluhan dan pemberdayaan ekonomi untuk mengurangi angka prostitusi di wilayah tersebut. (RJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!