Devi menyebutkan, selain Permen Nomor 7 tahun 202, pihaknya juga menggabungkan dengan UU olahraga dan itu ada beberapa yang diberikan rekomendasi kepada Panpel.
Dikatakan, tentu dengan rekomendasi itu juga sudah dimasukkan dan diharapkan kepada Panpel Malut United untuk secepatnya memenuhi supaya semua bisa berjalan dengan lancar.
Devi menambahkan, rekomendasi itu diberikan ke Panpel dengan item-item di antaranya, pemasangan alat tanda bahaya di GKR dan pemasangan CCTV. “Semua itu kita sudah rekom ke Panpel dan mereka juga siap untuk melakukan pemasangan,” tandasnya.
Sementara itu, Maurice Tuguis selaku Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Malut United, mengatakan prinsipnya pihaknya siap untuk penuhi rekomendasi yang diberikan. “Kami ucapkan bersyukur karena diberikan nilai skor 75 setelah melakukan penilaian di GKR Ternate,” katanya.
Menurut Maurice, semua rekomendasi dan catatan yang diberikan Panpel siap untuk penuhi diantaranya pemasangan alat tanda bahaya di GKR dan pemasangan CCTV. “Barang kita sudah pesan dan tiba di Ternate langsung kita pasang jelas kami siap penuhi semua rekomendasi yang diberikan ke kami Panpel,” tutupnya.
Diketahui, Malut United FC, dijadwalkan melakoni laga kandang kontra Persis Solo di stadion Gelora Kie Raha, salah satu stadion yang menjadi basecamp Persiter Ternate kala tim berjuluk Laskar Kie Raha itu berjaya di puncak keemasan awal tahun 2000-an. (*Riv/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!