Tobelo, Maluku Utara – Salah satu pemilik pangkalan Minyak Tanah (Mita) di Kecamatan Galela mengaku heran dengan pendistribusian minyak ke pangkalan miliknya.
Lantaran bingung, ia mendatangi kantor Bupati Halmahera Utara, dan mencari Kabag Kesra, Abdurahman Saha, guna menanyai maksud pemangkasan kuota BBM bersubsidi itu.
“Saya bingung, tiba-tiba jatah Minyak Tanah di pangkalan kami dipangkas. Saya menduga ini pasti soal politik,” heran pemilik pangkalan itu tanpa mau mempublikasikan namanya kepada wartawan belum lama ini.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!