Wacana kepentingan politik dalam group whatsApp Bravo MU 01 24 itu secara terang-terangan terjadi persekongkolan OPD untuk memfasilitasi dan mengarahkan orang -orang untuk kepentingan calon gubernur tertentu.
Ironisnya lagi, salah satu pimpinan OPD yang namanya disebut-sebut dalam percakapan Grup whatsApp Bravo MU O1 24 sebagai pemegang uang patungan OPD. Adalah Kepala Dinas Kominfo Pulau Taliabu, Bassiludin La Besi . Namanya disebut-sebut dipercayakan sebagai orang yang menampung uang hasil patungan para pejabat dan ASN.
“Khusus untuk tamang-tamang di Jakarta hasil rapat tadi untuk kegiatan deklarasi 01 MU yang dijadwalkan hari Sabtu dengan menghadirkan 2.000 orang podohoi (kumpul uang), masing-masing Rp 2,5 juta cash di Bassiludin, terakhir besok karena Sabtu acara. Ada staf atau saudara atau keluarga yang bisa dihubungi untuk bawa ke pak Bas, demikian,” tulis salah satu pimpinan OPD dengan inisial ANA dalam grup tersebut whatsApp.
Tidak hanya itu, sejumlah ASN pejabat kepala desa juga diduga kuat terlibat politik praktis untuk memenangkan pasangan calon Citra Puspa Sari Mus (CPM) dan La Utu Ahmadi di pilkada Taliabu.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!