Wakapolda bilang operasi ini terbagi dalam tiga tahap, tahap pra-operasi selama 53 hari, tahap pelaksanaan operasi selama 240 hari, dan tahap pasca-operasi selama 92 hari. Selain itu, operasi tersebut melibatkan 3.823 personel dari Polda dan Polres jajaran, serta 645 personel dari TNI.
“Fokus dari operasi ini adalah kegiatan preemtif dan preventif, didukung oleh kegiatan intelijen, penegakan hukum, dan humas melalui penggelaran fungsi-fungsi kepolisian di tingkat daerah dan Polres,” tegasnya.
Wakapolda juga menekankan pentingnya penguatan solidaritas dan sinergitas antara TNI dan Polri, penjagaan netralitas Polri, deteksi dini, serta dorongan untuk melaksanakan tugas sesuai peraturan diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses Pilkada. (Riv/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!