Hitno bilang, pesta demokrasi 2024 ini semua pihak harus mengisi dengan damai, tanpa melakukan pelanggaran hukum.
“Kami tahu persis bahwa pemimpin yang lahir dari sebuah kompromi pelanggaran akan melahirkan pemimpin yang kurang baik kedepan, oleh karena itu sebagai wujud dalam menata dan membangun Taliabu kedepan, kita mesti star dari proses yang jujur, adil dan bermartabat. Saya kira nawaitu itu hanya ada di Citra Puspasari Mus,” tandasnya. (RHM/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!