Miris! 67 Paket Proyek Milik Dinas Pendidikan Pulau Taliabu Mangkrak

Berdasarkan informasi yang dihimpun Haliyora.id, Minggu (28/7/2024), puluhan paket proyek fisik tersebut belum dapat dilanjutkan disebabkan karena sisa anggaran 30 persen pada pekerjaan tersebut belum dicairkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan aset daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Taliabu.

“Kami selaku pengelola pekerjaan ini pusing, tidak pusing bagaimana, kami sudah utang uang kepada orang untuk kerjakan pekerjaan ini, baru sampai sekarang Dana itu tidak cair, baru belum juga ada info dari Dinas terkait pencairan dana itu, sementara para pekerja (tukang) sudah menagih terus dorang punya upah,” keluh salah satu kepala sekolah yang namanya tidak mau disebutkan.

BACA JUGA  Jumlah TKA yang Masuk ke Malut Tahun Ini Sebanyak 8.286, Meningkat Dibanding 2024

Kata dia, untuk pekerjaan swakelola 67 paket proyek ini sudah mencapai 60-70 persen. Hanya saja anggaran tahap akhir 30 persen itu tidak dicairka lagi makanya pekerjaan ini tidak bisa dilanjutkan. Ini terjadi di semua Sekolah. “Makanya kami berharap semoga anggaran sisa 30 persen ini cair supaya kami bisa selesaikan pekerjaan ini, apa lagi ini sumber anggarannya DAK,” sambungnya. 

BACA JUGA  Ini Kuota CPNS dan PPPK 2024 yang Diusulkan Pemda Halmahera Utara
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah