Sofifi, Maluku Utara- Penyerapan anggaran belanja modal Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) hingga pertengahan tahun 2024 ini baru mencapai 30 persen.
Kepala BPKAD Malut, Ahmad Purbaya mengatakan, salah satu faktor lambatnya penyerapan anggaran belanja modal ini lantaran molornya realisasi APBD. Penyerapan anggaran 2024 baru bisa terhitung dua bulan terakhir ini.
“Penyerapan 30 persen karena belanja modal belum jalan maksimal. Kalian kan tahu APBD kita lambat kemarin, dan baru bisa jalan Mei ini,” jelas Purbaya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!