Plh Sekprov Maluku Utara Sebut Utang Melonjak Akibat Kesalahan Ini

Dirinya mengatakan, tahun 2023 lalu utang Pemprov melonjak tinggi karena persoalan estimasi yang begitu tinggi, sehingga antara penerimaan dan belanja tidak seimbang. 

“Untuk itu rapat tadi ini ditegaskan agar keuangan kita kembali normal sehingga estimasi itu jangan terlalu tinggi. Kita juga berharap, agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) kedepan bisa meningkat lagi melalui sumber-sumber lain, dan itu yang akan dikoreksi secara terus menerus,” ujarnya.

BACA JUGA  293 Pejabat di Pemkot Ternate Bakal Mandi Duit

Menyinggung soal utang, kata Kadri, Pemprov sendiri memiliki utang baik DBH, pihak ketiga maupun kewajiban lainnya kurang lebih sebesar Rp 600 sampai Rp 700 miliar. Dirinya menargetkan utang-utang tersebut akan dituntaskan dalam dekat ini sehingga tahun berikutnya kondisi keuangan sudah kembali normal.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah