Cegah Seks Bebas dan Narkoba, DKKB Morotai Gelar Fasilitasi dan Pembinaan Teknis Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan

Kata Nurwiyanti, kegiatan dilaksanakan karena Indonesia saat ini sedang menghadapi bonus demografi, dimana penduduk usia produktif lebih banyak dari yang tidak produktif. 

“Jadi kalau remaja tidak merencanakan kehidupannya secara matang, maka dengan sendirinya Sumber Daya Manusia Morotai akan rendah, sehingga produktivitas kerja dan kesempatan dalam mendapat kehidupan yang sejahtera dan layak akan berkurang,” ujarnya. 

BACA JUGA  Musda ke-VI HIPMI Malut Segera Dihelat, Cek Biaya dan Syarat Pendaftarannya

Lanjutnya, dengan minimnya pengetahuan remaja menyebabkan masalah baru dimana remaja yang menikah pada usia dini sangat rentan terhadap produktivitas mereka saat melahirkan yang memicu kejadian stunting.

“Olehnya itu, remaja harus diberikan pendidikan kependudukan agar diajarkan untuk menghindari seks bebas, narkoba dan pernikahan dini,” tandasnya. (RF/PN/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah