“Ada nomor baru yang menelpon, terus bilang bahwa Pak Im, Pak Gub (AGK) mau bicara. Terus Pak Gub dalam telepon sampaikan Pak Im kamu siap-siap saya mau lantik jadi Kepala Dinas Pendidikan,” kata Imran.
Menurut Imran, terdakwa eks Gubernur Maluku Utara itu meminta dia untuk memperbaiki pendidikan. Hal ini disampaikan AGK ketika Imran berada di rumah Eks Karo PBJ (tersangka Ridwan Arsan).
“Pak Ridwan yang telepon Pak Gub, dan Pak Gub sampaikan bahwa Pak Im kamu perbaiki pendidikan. Dan kamu bantu barang Rp 50 juta begitu,” ucap Imran dihadapan hakim.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!