Sofifi, Maluku Utara- Sudah empat bulan mulai dari Januari hingga April 2024, gaji guru honorer (Honda) sebanyak 1.026 orang belum juga dibayarkan oleh pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Menanggapi permasalahan tersebut, Kepala Pendidikan dan Kebudayaan (Kadibud) Maluku Utara, Salmin Janidi, mengatakan Dikbud tetap akan membayar gaji guru Honda yang tertunggak itu karena persoalan gaji adalah prioritas dinas .
“Jadi para guru Honda jangan khawatir, tetap ini akan menjadi prioritas,” begitu kata Salmin Janidi, usai menghadiri upacara Hardiknas di halaman kantor Gubernur, Kamis (2/4/2024).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!