Tak Pakai Pengeras Suara, Masjid Ini Ada Sebelum Wali Songo

- Editor

Sabtu, 23 Maret 2024 - 21:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Saka Tunggal Baitussalam

Masjid Saka Tunggal Baitussalam

Haliyora.id, Nasional – Berbicara tentang masuknya Islam ke Indonesia, membawa kita pada satu masjid di daerah Wangon, Banyumas, Jawa Tengah.

Di tengah keasrian suasana desa Cikakak, berdiri Masjid Saka Tunggal Baitussalam, atau yang lebih dikenal dengan nama Masjid Saka Tunggal.

Dikutip dari masjidnusantara.org, sebutan ini dulunya merujuk pada tiang (saka) satu-satunya (tunggal) yang menyangga rumah ibadah ini. Konon, tiang tunggal ini melambangkan bahwa hanya ada satu Tuhan yang disembah, yaitu Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Dari luar bangunan ini nampak bersahaja. Berukuran sekitar 12×18 meter persegi, beratapkan ijuk, dan sebagian berdinding bambu. Namun masjid inilah saksi bisu kedatangan agama Islam ke Bumi Pertiwi.

Pada saka tunggal yang berdiri tegak di tengah masjid, terpahat tahun pembangunannya 1288 Masehi. Jika literatur menyebutkan bahwa para Wali Songo hidup sekitar abad 15-16 Masehi, artinya Masjid Saka Tunggal telah berdiri dua abad sebelum para Wali Allah tersebut lahir.

BACA JUGA  Skema Pengaturan Pedagang Takjil di Ternate Tidak Berubah

Sejarah masjid tertua di Indonesia ini selalu dikaitkan dengan Mbah Mustolih, ulama yang menjadikan Desa Cikakak sebagai ‘markas’ syiar Islam, yang ditandai dengan pembangunan Masjid Saka Tunggal.

Saat itu, Mbah Mustolih hidup di era Kesultanan Mataram Kuno. Maka tak heran jika unsur kejawen masih melekat di masjid ini.

Berita Terkait

Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Idul Fitri ‘Bareng’ Meski Awal Ramadhan Berbeda
Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate
Safari Ramadhan ke Desa Saketa, Bupati Halsel Beri Kejutan Untuk Imam Masjid
Mengejar 10 Hari Terakhir Ramadhan
Tradisi Unik Warga Muslim di Bali saat Bukber, Ada Sejak Abad ke 17
Tak Kuat Nahan Puasa Berjam-jam Jangan Tinggal di Kota Ini
Lirik Geliat Ekonomi Kampung Ramadhan di Sula
Zakat Fitrah di Tikep Ditetapkan Rp 40 Ribu Perjiwa
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:44 WIT

Kasus Suap Eks Gubernur Malut, KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:20 WIT

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:07 WIT

Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:00 WIT

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:53 WIT

Kesal ke Pengelola PGM, Plt Kadisperindag Ternate Sebut Begini

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:25 WIT

KPK Deadline Pemda Pulau Morotai 

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:18 WIT

PKB Terbitkan B1-KWK untuk 4 Cakada di Malut, Sisanya Termasuk Cagub Menyusul

Rabu, 24 Juli 2024 - 18:34 WIT

Miris ! Pekerjaan Instalasi Listrik PGM Ternate ‘Bautang’, Vendor Ancam Blokir Aliran Listrik 

Berita Terbaru

Tim Kemensos saat menyalurkan bantuan ke korban banjir di Halmahera Tengah, Rabu  (24/7/2024).

Headline

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:20 WIT

Piet Hein Babua dan Kasman Hi. Ahmad

Headline

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:00 WIT

error: Konten diproteksi !!