Cara Bertahan Hidup Warga Palestina di Bulan Ramadhan Ditengah Kepungan Rudal dan Kelaparan

- Editor

Minggu, 17 Maret 2024 - 22:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto warga Gaza berbuka puasa. Tampak hidangan yang disajikan adalah lemon dan rumput matang. (foto/reuters)

Foto warga Gaza berbuka puasa. Tampak hidangan yang disajikan adalah lemon dan rumput matang. (foto/reuters)

Haliyora.id, Internasional – Kita  umat Islam di seluruh dunia termasuk warga Gaza Palestina juga menyambut gembira datangnya bulan Ramadhan 1445 Hijriah/2024.

Hanya saja, kondisi warga Gaza Palestina menyambutnya jauh berbeda dangan kita. Di antara mereka menyambutnya di puing-puing reruntuhan bangunan dan di tengah momok kelaparan. Beginilah kondisi masyarakat di Gaza Palestina yang terkepung artileri zionis Israel ditengah-tengah bulan suci Ramadhan dan kepungan kelaparan yang melanda seiisi kota.

Di bawah pemboman dan tembakan artileri, mereka menata perabotan sederhana mereka menunggu suara adzan. Anak-anak nampak berkumpul di sekitar piring sederhana berisi makanan yang dengan susah payah mereka kais-kais dari bantuan kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah lebih dari lima bulan lamanya daging dan ayam menghilang dari sarapan pagi mereka yang saat ini terkepung, sebagian makan makanan kaleng karena tingginya harga dan kelangkaan persediaan makanan. Sementara yang lain hanya makan saus tomat tanpa roti. Dan sebagaian lain mengolah rumput untuk dijadikan santapan saat berbuka puasa.

BACA JUGA  Penyerahan Damai Tanah Palestina dari Uskup ke Khalifah

Kondisi Gaza yang semakin memprihatinkan akibat boikot akses bantuan kemanusian yang dilakukan zionks Israel bahkan memaksa para pengungsi mencari bahan pangan pengganti demi bisa bertahan hidup.

Dikutip dari Hidayatullah.com, adalah Marwan al-Awadeya dan keluarganya asal Gaza Utara yang terpaksa memakan kaktus jenis pir berduri untuk mengusir rasa lapar, di tengah ancaman krisis pangan.

Tanaman yang tumbuh subur di wilayah Mediterania ini biasa dikonsumsi oleh hewan-hewan liar, namun demi bisa bertahan hidup selama invasi, Marwan dan keluarganya harus memakan Kaktus mentah.

Tak hanya batang kaktus saja yang dikonsumsi, Marwan dan beberapa warga lainnya juga turut menghaluskan bagian daun kaktus yang berduri dan rumput agar bisa di konsumsi anak dan sanak mereka.

Saat ini Ramadhan sudah memasuki hari keenam, tapi tanda-tanda gencancatan senjata belum juga nampak. Zionis bahkan tak peduli, menembak membabi-buta, menyasar warga sipil yang sedang menunggu bantuan.

BACA JUGA  Kapal Reguler Bacan Rute Ternate Ditunda Keberangkatan

Yang menarik, di tengah ujian berat itu, foto-foto yang beredar di media sosial tampak warga Gaza tetap menyambut bulan Ramadhan tahun ini dengan senyuman dan cara seadanya.

Sejak pecahnya perang di daerah pantai, yang dihuni oleh lebih dari 2,4 juta warga Palestina, penjajah ‘Israel’ telah memberlakukan pengepungan yang menyesakkan, mencegah masuknya ribuan truk bantuan yang terkumpul di perbatasan dengan Mesir, sebelum mengizinkan masuknya beberapa orang dari mereka dalam jumlah yang sangat langka sehingga tidak memuaskan rasa lapar ratusan ribu warga.

Truk bantuan UNRWA juga menjadi sasaran lebih dari satu kali, sehingga mendorong UNRWA berhenti membawa bantuan, terutama ke arah utara sekitar sebulan yang lalu. Sementara PBB memastikan seperempat penduduk Gaza selangkah lagi menuju kelaparan. (Red)

Berita Terkait

BPSMB Disperindag Malut Intens Awasi Kualitas Pala dan Kopra Sebelum Dipasarkan
IMS Diam-diam Ajukan Pengunduran Diri ke Mendagri Bikin DPRD Halteng Geram
GPM : APBD Gampang Dirampok Pejabat Taliabu Karena Inspektorat Lemah
Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda
Akademisi Soroti Dana Penyertaan Modal Dipakai Habis Bayar Gaji Perusda Taliabu
Banjir Putus Akses Darat di Lukulamo, Kepala BPBD Halteng : Kita Sudah Evakuasi Warga
Dr Aji Deni : Visi Sultan Tidore dan Semangat Perubahan di Maluku Utara Realistis
Banjir Genangi Weda Halmahera Tengah, Warga Minta Tanggungjawab Perusahaan Tambang
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 23:33 WIT

BPSMB Disperindag Malut Intens Awasi Kualitas Pala dan Kopra Sebelum Dipasarkan

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:59 WIT

IMS Diam-diam Ajukan Pengunduran Diri ke Mendagri Bikin DPRD Halteng Geram

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:14 WIT

GPM : APBD Gampang Dirampok Pejabat Taliabu Karena Inspektorat Lemah

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:10 WIT

Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda

Minggu, 21 Juli 2024 - 18:13 WIT

Akademisi Soroti Dana Penyertaan Modal Dipakai Habis Bayar Gaji Perusda Taliabu

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:17 WIT

Dr Aji Deni : Visi Sultan Tidore dan Semangat Perubahan di Maluku Utara Realistis

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:09 WIT

Banjir Genangi Weda Halmahera Tengah, Warga Minta Tanggungjawab Perusahaan Tambang

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:00 WIT

Peringati HBA Ke 64 dan HUT IAD, Kejari Haltim Gelar Tabur Bunga

Berita Terbaru

Munaldi Kilkoda

Headline

Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda

Minggu, 21 Jul 2024 - 21:10 WIT

error: Konten diproteksi !!