Joko menuturkan, pohon memiliki manfaat multiguna untuk manusia dan seluruh makhluk hidup. Bukan hanya sebagai penyedia oksigen, tetapi juga menjadi tempat penyimpanan karbon yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya di bumi.
“Ini adalah langkah positif untuk merestorasi dan melindungi lingkungan. Kita
tidak hanya memberikan manfaat bagi bumi, tetapi juga menciptakan warisan untuk generasi mendatang,” ucap Joko membacakan sambutan Menteri LHK, Siti Nurbaya.
Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Maluku Utara, H. Samsu mengatakan, kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan ini merupakan kegiatan padat karya yang melibatkan banyak orang.
“Mulai dari pembibitan, penanaman dan pemeliharaan,” paparnya.
Selain itu, saat ini angka inflasi naik di Malut, maka melalui kegiatan Usaha Pelestarian Sumber Daya Alam (UPSA) BPDAS yang diterapkan di Malut termasuk di Desa Ake Ara ini, diharapkan mampu menekan inflasi.
“Kami berharap masyarakat Desa Ara, khususnya kelompok tani dapat menjaga tanaman tersebut. Agar masyarakat bisa menuai hasilnya ke depan. Artinya, tanaman ini bisa menjadi penghasil yang mampu menopang kesejahteraan masyarakat Desa Ara,” pungkasnya. (RS/PN/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!