Agar kebutuhan di sektor pertanian bisa tercukupi di tengah-tengah keterbatasan APBD, Jainul berjanji akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian.
Koordinasi ini kata dia, harus dipersiapan oleh Distan Malut dengan menyiapkan calon petani dan calon lahan sebagai bahan materi untuk disampaikan ke Kementan nantinya.
“Kita berencana melakukan Musrembangtan dengan 10 kabupaten/kota dalam waktu dekat. Kita bakal undang Kepala Perencanaan dari Kementan sebagai pemateri sehingga mereka bisa tahu masalah ini, minimal ini sebagai pra konsilidasi setelah itu apa yang disiapkan baru kita tindaklanjuti,” ujar Jainul.
Lanjut dia, prinsipnya Distan Malut tetap mendorong agar alokasi anggaran untuk sektor pertanian bisa tersedia paling tidak di tahun 2025 nanti.
“Hanya itu yang bisa kita lakukan saat ini, kalau mengharapkan anggaran APBD tidak akan mungkin bisa. Intinya kita melakukan pertemuan dengan Kabid Perencanaan Kementrian Pertanian langkanya seperti apa baru kita tindaklanjuti,” pungkasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!