Labuha, Maluku Utara- Progres pekerjaan 24 ruang kelas SMP (sekolah terpadu) ala Rusia di Kabupaten Halmahera Selatan yang dikerjakan CV Muthia Karya Mandiri baru capai 90 persen.
Demikian disampaikan pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek sekolah terpadu, Mudafar Hamid begitu diwawancarai Haliyora di ruang kerjanya, Jum’at (18/1/2024) kemarin.
Mudafar menyebutkan, proyek pekerjaan gedung sekolah terpadu mengunakan DAU tahun 2023 sebesar Rp 14,8 miliar yang dikerjakan pada 26 Juni hingga akhir Desember 2023 baru capai 90 persen.
“Iya, proyek pekerjaan itu dikerjakan pertengahan Juni 2023 dengan waktu pelaksanaan pekerjaan 180 hari. Tetapi, hingga akhir tahun progresnya baru capai 90 persen atau belum rampung sehingga kembali dilakukan perpanjangan kontrak (Adendum) 50 hari melewati tahun anggaran. Insya Allah, kami target rampung Februari 2024, apalagi tenaga karyawan dari rekanan ini kerjanya cukup cepat,” sebutnya.
Berdasarkan pantauan Haliyora.id di lokasi pekerjaan, tampak bangunan lantai dua tersebut sudah terpasang ACP. Bahkan puluhan karyawan mulai fokus melakukan pemasangan keramik dan plafon bagian luar dan melakukan pengecetan. Hanya saja untuk pintu dan jendela belum terpasang.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!