Keuangan Pemprov Malut Macet, Posisi Ahmad Purbaya Terancam

Sofifi, Maluku Utara- Situasi terkini sirkulasi keuangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara pasca Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) di OTT KPK, mengalami stagnan.

Kondisi ini diperburuk lagi dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ahmad Purbaya menjadi salah satu terperiksa atas kasus suap pengadaan barang dan jasa yang melibatkan AGK.

BACA JUGA  Pelantikan 7 Cakades di Morotai Pemenang Sengketa Tunggu Keputusan Forkopimda

Beberapa hari terakhir ini, Ahmad Purbaya diketahui berada di Jakarta sehingga proses keuangan di Pemprov serentak terhenti.

Berdasarkan pantauan Haliyora.id, terlihat Kepala BPKAD Ahmad Purbaya baru datang di kantor saat KPK melakukan penggeledahan di ruang kerjanya sore tadi.

Sementara Plt Gubernur Maluku Utara M. Al Yasin Ali mengatakan, dengan kondisi yang terjadi saat ini mau tak mau ia harus mengambil keputusan secepat mungkin untuk membenahi keuangan Pemprov.

BACA JUGA  Bacaleg Dapil 4 Halsel Daftar di Dua Partai, Darmin : Terancam TMS

“Secepatnya akan diselesaikan agar keuangan daerah cepat normal,” kata Plt Gubernur Al Yasin Ali, Jumat (22/12/2023).

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah