Buktinya, infrastruktur jalan nasional yang dibangun negara melalui APBN hanya 16 kilometer dari Babang sampai Ibukota Labuha.
“Padahal, hasil investasi tambang dan pajak rakyat yang disumbang ke negara cukup besar, tapi sampai sekarang pembangunan infrastruktur jalan di Halmahera Selatan masih terabaikan. Makanya, kita harus sadar memilih figur yang benar-benar serius melakukan terobosan demi mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan lewat utusan kita di DPD RI,” tandasnya.
Diketahui, selama tiga hari di Halmahera Selatan, calon anggota DPD RI Sarka Eladjouw mengadakan tatap muka langsung dengan warga di 21 desa. Antara lain, Desa Tanjung Obit, Prapakanda, Lele, Indong, Pelita, Bobo, Kampung Baru, Akedabo, Loleongusu, Jeret, Nondang, Tutuhu, Kou Bala Bala, Loleo Jaya, Loleomekar, Sengga Baru, Sidanga, Lata Lata, Arumamang, Palamea dan terakhir di Desa Doko.
Di desa Doko, kampanye tatap muka bersama warga ini digelar pada Rabu 13 Desember 2023 dan dilanjutkan kembali ke desa-desa lainnya. Adapun konsep kampanye Sarka Eladjouw di desa-desa lainnya masih tetap sama yaitu tatap muka secara langsung dengan warga. (RA/PN/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!