“PLN tetap berkomitmen dan menjaga misi untuk menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat serta mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi, khususnya untuk Kota Masohi dan sekitarnya,” pungkasnya.
Diketahui, Kota Masohi diresmikan lewat peletakan batu pertama oleh Presiden pertama RI, yakni Ir. Soekarno pada 3 November 1957 lalu.
Kata ‘Masohi’ sendiri berasal dari bahasa Maluku yang berarti gotong royong, merupakan tradisi yang memiliki arti sebagai kebersamaan dalam pembangunan untuk mencapai kesejahteraan bersama di tanah Maluku.
Dalam kesempatan itu, Penjabat Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa dalam amanat saat upacara menyampaikan bahwa di usia yang baru ini, di bawah pemerintahannya, diupayakan untuk peningkatan pelayanan bagi masyarakat melalui perombakan birokrasi.
“Yang pasti perombakan dilakukan. Jadi itu hal yang wajar. Tunggu saja. Ini dilakukan semata-mata penyegaran agar meningkatkan kinerja dan pelayanan publik,” ujar Rakib Sahubawa.
Narahubung
M. Syaiful Ali
Manager Komunikasi dan TJSL
PLN UIW MMU
+62811-4322-332
ali.syaiful@pln.co.id

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!