2.000 Bibit Mangrove Bantuan PLN UIW MMU Ditanam di Pesisir Pantai Negeri Waai

Abrasi sendiri merupakan proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak, sehingga kondisi tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam zona potensi bencana alam.

Untuk menghindari pengrusakan lingkungan, dibutuhkan sinergitas, kolaborasi dari berbagai pihak. Menurut Awat, dukungan yang ditunjukan berbagai pihak dalam kegiatan ini sangat baik. Untuk itu, dia mengapresiasi seluruh stakeholders yang turut hadir menjaga pesisir laut itu.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan acara ini, sehingga sinergi yang kita bangun bersama ini dapat terjalin dalam melakukan kegiatan yang membawa dampak positif bagi daerah kita, khususnya di Provinsi Maluku,” ucapnya.

BACA JUGA  Tim UP3B Maluku Melakukan Pemeliharaan Isolator Tower 15 Line Jurusan Passo-Wayame

Awat berharap, dengan penanaman 2.000 bibit Mangrove ini dapat dijaga bersama, sehingga dampaknya dapat dirasakan di tahun-tahun mendatang.

Di lain sisi, Deputi I KSP, Febry Calvin Tetelepta menyampaikan rasa terima kasih untuk PLN, untuk PLN UIW Maluku dan Maluku Utara terkhususnya yang bukan hanya memperhatikan kondisi kelistrikan kedua provinsi ini namun juga memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dengan melakukan penanaman Mangrove. 

BACA JUGA  Presiden Jokowi Letakan Batu Pertama Pembangunan PLN Hub, Pusat Ekosistem Transisi Energi dan Layanan Digital di Jantung IKN

“Ini juga merupakan komitmen PLN untuk Desa Waai, dimana ada beberapa proyek strategis PLN yang berada di sekitar Desa Waai, sehingga PLN tetap konsisten berkomitmen menjaga ekosistem perairan yang ada di Desa Waai.

Narahubung
M. Syaiful Ali
Manager Komunikasi dan TJSL
PLN UIW MMU
+62811-4322-332
ali.syaiful@pln.co.id 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah