Ternate, Maluku Utara- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate memiliki strategi mengenai informasi peringatan bencana untuk menjadi kota tangguh bencana.
Strategi Informasi peringatan bencana ini di dalamnya memuat tiga hal yang menjadi penekanan. Diantaranya, pemetaan daerah rawan bencana, edukasi dan sosialisasi informasi peringatan bencana.
Kepala BPBD Kota Ternate, M. Ihsan Hamzah mengatakan ketiga poin ini akan dituangkan dalam Peraturan Walikota (Perwali) yang akan diajukan di Kepala Bagian Hukum Setda Kota Ternate. Selanjutnya akan diboboti dalam Focus Group Discussion (FGD).
“Strategi ini masuk dalam proyek perubahan pada kegiatan dilakukan di Yogyakarta,” kata Ihsan, Rabu (18/10/2023).

Dikatakan, pemetaan kawasan rawan bencana ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perkim Kota Ternate untuk melakukan penataan pada kawasan permukiman yang berada pada daerah rawan bencana.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!