DPRD Kaget, Proyek RSUD Sofifi Senilai Rp 18 Miliar Hanya untuk Timbunan dan Tiang

“Baru sekarang anda bilang masih menunggu keputusan dari pihak SMI, itu salah, yang berkontrak dengan anda itu Pemda bukan pihak SMI, itu tugas Pemda,” timpalnya.

Saking kesalnya, Rosihan meminta pihak konsultan bertanggung jawab karena telah menggunakan anggaran pengawasan sebesar Rp 1,5 miliar.

“Tugas anda itu mengawasi jalannya pekerjaan bukan mengawasi jalannya pencairan, itu bukan tugas anda,” cecar Rosihan. 

BACA JUGA  740 Peserta Karnaval Ramaikan Harnus 2023

Tak tanggung-tanggung, politisi Perindo berjanji akan membawa masalah ini ke rapat DPRD untuk dilakukan audit internal dan eksternal, dan bila perlu audit dengan tujuan tertentu. 

“Masa proyek uang muka Rp 18 miliar hasilnya hanya pondasi dan tiang, ini proyek macam apa,” kesalnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah