DPRD Kaget, Proyek RSUD Sofifi Senilai Rp 18 Miliar Hanya untuk Timbunan dan Tiang

Masa proyek uang muka Rp 18 miliar hasilnya hanya pondasi dan tiang, ini proyek macam apa

Rosihan Jafar (Anggota DPRD Provinsi Malut)

Sofifi, Maluku Utara- Komisi III dan IV DPRD Provinsi Maluku Utara meninjau langsung pembangunan proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sofifi, Selasa (26/9/2023).

Diketahui, pembangunan lanjutan RSUD Sofifi anggarannya bersumber dari dana pinjaman  PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 123 miliar. 

BACA JUGA  Soal Renovasi Kantor Dinsos PPA, Plt Kadis PUPR Morotai Sebut Begini

Berdasarkan hasil tinjauan DPRD, ternyata proyek tersebut mangkrak, bahkan pihak konsultan pengawas proyek tidak pernah melakukan Show Cause Meeting atau SCM sampai proyek tersebut tak berlanjut.

“Bayangkan pekerjaan 450 hari tapi SCM 1 sampai 2 tidak ada, anda kan dibayar oleh negara seharusnya kalau tidak ada pekerjaan anda harus mengeluarkan SCM 1 sampai 2, makanya SCM tiga harus putus kontrak,” tegas Rosihan di depan konsultan pengawasan proyek RSUD Sofifi.

BACA JUGA  APBN 2023 untuk Malut Ditetapkan Rp.16,84 Triliun, Dana Desa Rp. 834,59 Miliar

Menurut Rosihan, kalau seperti ini sudah tentu daerah dirugikan. Dia juga mengingatkan kepada pihak konsultan agar bekerja dengan baik, jika menemukan ada kejanggalan di lapangan maka tugas konsultan harus membuat peringatan ke kontraktor.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah